Rabu, 01 Agustus 2018

Rinduku terbalas meskipun berbatas

Alhamdulillah ,,allah menjawab penantian ku walaupun berbatas,
Allah menjawab penantian,, meskipun berbatas
Hatimu tergerak untuk kembali menghubungi ku walaupun berbatas tegas.
Ya rindukan terbalas walaupun hanya sebatas sapa saja.
Walaupun aku tak tau atas dasar apa kau menghubungi ku,, sudahlah aq musnahkan pikiran ku yang seperti itu.
Karna bagiku, setidaknya hubungan silaturahmi ku dengan mu tetap terjalin khusu'
Sungguh aku rindu sekali dengan mu,rindu dekapanmu, rindu sentuhanmu ,rindu suaramu,rindu tatapanmu, rindu wajah mu semua tentang mu aku rindu,  tapi apa daya ku kita berbatas, semua yang ku rindu tentang mu haram bagi agama kita. Kau tau. Bagaimana ku melampiaskan rindu, menangis meraung raung kepada tuhan. Kau masih ingat bagaimana tangisan pilu terakhir ku setelah sekian lama kita tidak ada saling kabar?  Bahkan lebih dari itu aku meraung dalam doaku.

Rinduku berbatas,,,
Aku sadar atas apa yang ku lakukan,  secara egois aku meminta untuk sendiri tanpa memikirkan hubungan kita, tapi percayalah aku melakukan itu atas dasar ingin meminta ridho tuhan agar kita.di pertemukan dalam sebuah kebaikan.
Aku tidak menyalahkan mu jika pun saat ini sudah ada seseorang yang ada disisimu,
Meskipun hatiku pilu membayangkan itu, aq tidak mau masuk ke dalam hidupmu lagi dan memporak porandakan kehidupan asmara mu saat ini, aku tahu diri kekasih , meskipun kau tidak bisa ku peluk dengan ragaku percayalah kau ku peluk erat dalam doaku.

Sungguh aq bersyukur , rinduku terbalas walaupun berbatas.

Jumat, 27 Juli 2018

👼

Teruntukmu rindu

Jika kau tanya sebanyak apa aku merindukanmu, sebanyak aq bernafas setiap waktu.

Ketika kau tanya apa yang kau lakukan ketika rindu. Yang ku lakukan adalah menangis tersedu sedunia kepada tuhanmu dan Tuhanku agar selalu kau berada dalam lindungan nya. Mengharap padanya agar kau disatukan dengan ku.

Teruntukmu
aku rindu, sungguh , aku benar-benar rindu. Rindu yang teramat panjang untukmu .

Minggu, 22 Juli 2018

Bayangan

Semuanya berawal dari sini,, dari hati yang tidak terkendali .
Ya jujur saja aku adalah wanita yang lemah soal hati. Apalagi hati terhadap kamu laki-laki yang aku kasihi.

Tidak terasa detik berganti menit, menit berganti jam jam berganti hari hari berganti minggu minggu berganti bulan bulan berganti tahun tapi hatiku tidak pernah berganti sedikitpun.

Terkesan naif memang, tapi ini adalah nyatanya. Kau tau apa yang slalu ku bayangkan ? Ya aku hanya bisa membayangkan, bayangan dimana kau slalu hadir disetiap kesulitan dan kebahagiaan.

Apakah kau tau apalagi yang ku bayangkan?
Bagaimana jika kau bukan jodohku, dan bagaimana jika kau adalah jodohku.

Hidupku penuh dengan terkaan yang membuat ku jenuh dan tidak berani mengambil keputusan .
Mungkin kau melihat aku baik-baik saja, tapi apakah kau sadar dibalik layar otak ku slalu bergumul tentangmu, apakah kau sadar aku seperti seorang perempuan yang tak tau waktu untuk mengingat mu?

Parah memang ,dan ini tidaklah seharusnya terjadi. Karna seharusnya tuhan harus lebih mendominasi dihidup ini.

Sejenak harapku ingin memilikimu, tapi tampaknya kenyataan mengatakan aku hanya bisa memilikimu dalam bayangan.